Mengunjungi Kota Cirebon tanpa menjajal makanan khas, rasanya kurang seru. Berbagai wisata kuliner tersedia di Cirebon, mulai dari kudapan manis, makanan berat, hingga olahan daging.

Berlibur ke Kota Wali Cirebon, kurang lengkap rasanya jika tidak mencicipi kuliner khas daerahnya. Terdapat beberapa kuliner yang sangat melegenda mulai dari camilan hingga makanan berat. Bahkan, tempat kulineran tersebut sudah ada sejak puluhan tahun yang lalu.

Penasaran dengan sajian apa saja yang ada di Cirebon? Berikut daftar rekomendasi tempat wisata kuliner yang bisa Anda kunjungi.

1. Nasi Jamblang Ibu Nur

Nasi Jamblang Ibu Nur
Image Credit: Google Maps (alfin daely)

Berkunjung ke Cirebon belum lengkap rasanya, kalau tidak mencoba kuliner Nasi Jamblang Ibu Nur. Sebab, tempat makan ini menjadi salah satu kuliner yang paling digandrungi penikmat kuliner lokal maupun luar daerah. Menu makanan yang bervariasi dan rasa khas yang begitu menggoda lidah akan membuat siapa saja ketagihan.

Ketika masuk ke warung Nasi Jamblang Ibu Nur, Anda akan langsung disambut oleh deretan lauk pauk yang menggoda. Tinggal pilih saja apa yang Anda suka, maka pelayan akan menyajikannya secara lengkap. Mulai dari nasi, lauk, sampai tambahan sambalnya. Selain lezat, penyajian hidangan ini sangat unik karena ditata di atas daun jati.

Lokasi: Jl. Cangkring 2 No.34, Kejaksan, Kec. Kejaksan, Kota Cirebon.

2. Empal Gentong Mang Darma (EGMD)

Empal Gentong Mang Darma (EGMD)
Image Credit: Google Maps (Aresta Adriani)

Kuliner legendaris yang satu ini merupakan andalan bagi wisatawan lokal maupun luar daerah. Pasalnya Empal Gentong Mang Darma atau yang sering disebut dengan EGMD ini sudah berdiri di lokasi yang sama sejak 70 tahun lalu. Hal tersebut yang membuat banyak penikmat kuliner tidak akan melewatkan kelezatan makanan yang satu ini.

Cita rasa khasnya tetap terjaga dan tidak berubah karena peralatan yang digunakan masih tradisional. Daging empal di masak dalam genting tanah liat dan dibakar dengan kayu asam. Sekilas jika Anda perhatikan, makanan ini mirip dengan gulai kambing, akan tetapi ada beberapa penambahan rempah khas Cirebon yang menambah rasa uniknya.

Lokasi: Jl. P. Diponegoro No.23, Kesenden, Kec. Kejaksan, Kota Cirebon.

3. Mie Petruk Khas Cirebon

Mie Petruk Khas Cirebon
Image Credit: Google Maps (James Latief)

Jangan menganggap remeh dengan mie yang dijual di pinggir jalan. Karena tak sedikit pelanggan yang mengantre lama untuk menikmati seporsi mie petruk. Salah satu faktor yang membuat proses pembuatan memakan waktu lama adalah teknik memasak masih menggunakan tungku arang. Selain itu, setiap pesanan dimasak satu persatu.

Dalam satu porsi mie petruk terdapat beberapa komposisi bahan yang menjadikan rasanya lebih lezat. Misalnya, daging ayam, sayuran, kerupuk kulit sapi dan rempah khas Cirebon. Untuk menikmati kelezatan kuliner satu ini, Anda hanya bisa menjumpainya pada sore hari hingga malam hari. Per porsinya dijual dengan harga yang sangat terjangkau yaitu 15 ribu rupiah saja.

Lokasi: Jl. Lemahwungkuk, Lemahwungkuk, Kec. Lemahwungkuk, Kota Cirebon.

4. Serabi Pulasaren

Serabi Pulasaren
Image Credit: Google Maps (Iskana Anisa)

Pagi hari memang lebih nikmat jika menyantap kudapan yang hangat. Salah satu yang bisa Anda coba adalah Serabi Pulasaren. Sesuai dengan namanya, serabi ini terletak di Jalan Pulasaren, Pekalipan Cirebon. Jika Anda wisatawan luar daerah, tidak usah khawatir untuk susah mencari lokasi ini karena Serabi Pulasaren dijual dipinggir jalan.

Serabi ini sudah ada sejak 15 tahun yang lalu dan memiliki berbagai variasi rasa. Tiap menu serabi yang ditawarkan memiliki cita rasa yang khas, mulai dari manis hingga asin. Harga untuk satu serabi dibanderol sekitar harga 3500 an sampai 7 ribuan menyesuaikan varian rasa dan topping yang Anda pilih.

BACA JUGA:  15 Restoran & Tempat Makan di Cirebon yang Terkenal Enak

Untuk yang paling murah yaitu serabi original, sedangkan untuk yang memiliki rasa keju, kerang cokelat, atau pisang dipatok dengan harga 6 ribuan saja. Sedangkan untuk rasa kombinasi bisa didapat dengan harga 7500 an yang berisi ayam sosis keju. Selain itu, Anda bisa memilih sendiri topping yang diinginkan jika ingin rasa yang berbeda.

Lokasi: Pulasaren, Kec. Pekalipan, Kab. Cirebon.

5. Nasi Kuning Pekalangan

Nasi Kuning Pekalangan
Image Credit: Google Maps (karen linardi)

Jika Anda ingin sarapan dengan menu komplit, maka Nasi Kuning Pekalangan menjadi solusinya. Tempat ini sudah ada sejak tahun 1981 dan menjadi wisata kuliner legendaris di Cirebon. Seporsi nasi kuning terdiri dari telur, ayam suwir, daging suwir, abon, orak arik tempe dan sambal. Tidak lupa juga ada tambahan potongan timun, kerupuk, dan kemangi.

Yang membedakan kuliner satu ini dengan nasi kuning di daerah lainnya adalah lauk pauknya. Untuk satu piring nasi kuning sudah dilengkapi dengan menu lengkap mulai dari protein, hingga fiber pada tambahan kemangi dan mentimun. Jadi, Nasi Kuning Pekalangan bisa menjadi pilihan yang tepat untuk menu sarapan jika bertandang ke Kota Cirebon.

Lokasi: Jl. Pekalangan, Pekalangan, Kec. Pekalipan, Kota Cirebon.

6. Ayam Bahagia 71 Hj. Sunarti

Ayam Bahagia 71 Hj. Sunarti
Image Credit: Google Maps (Azil Azuzan)

Jika Anda ingin menikmati kuliner legendaris Kota Cirebon, sebaiknya untuk mampir di Warung Ayam Bahagia 71 Hj. Sunarti. Tempat ini sudah berdiri sejak tahun 1946, tetapi kelezatan ayam goreng di sini tak lekang oleh waktu. Sehingga, tak heran jika banyak orang yang kembali datang ke sini untuk bernostalgia sambil menyantap hidangan ayam goreng lezat.

Yang menjadi andalan makanan di sini tentunya ayam goreng kampung. Daging yang bertekstur empuk dan bumbu yang meresap sempurna membuat makanan ini sangat digandrungi penikmat kuliner. Ditambah lagi sambal racikan khas Warung Ayam Bahagia 71, dijamin akan membuat Anda semakin ketagihan.

Selain menu ayam goreng, terdapat beberapa lauk tambahan yang bisa dipilih. Lauk tersebut meliputi, sate usus, ceker ayam, rempelo ati, tahu, tempe, dan lain sebagainya. Rasa gurih dan asinnya sangat pas karena proses pemasakannya diungkep selam kurang lebih delapan jam. Sehingga tekstur ayamnya lebih empuk dan bumbunya meresap secara sempurna.

Lokasi: Jl. Cangkring 2 No.19, Kejaksan, Kec. Kejaksan, Kota Cirebon.

7. Pedesan Entog Mas Nana

Pedesan Entog Mas Nana
Image Credit: Google Maps (Hero Mamangkey)

Pecinta pedas wajib untuk mencoba kuliner Cirebon yang satu ini. Berdiri sejak tahun 2006 lalu, Pedesan Entog Mas Nana menyajikan hidangan pedas dengan daging itik. Daging yang juga dikenal dengan sebutan entok ini memiliki tekstur yang kenyal mirip bebek. Untuk menghasilkan rasa khas, daging tersebut dibumbui dengan rempah pilihan agar bau amisnya hilang.

Yang menarik dari kuliner tersebut adalah kuah pedasnya. Sehingga, ketika Anda menyantap makanan tersebut akan membuat keringat bercucuran. Apalagi jika disantap bersama sepiring nasi hangat, sensasi pedas akan membakar lidah. Makanan ini sangat cocok bagi Anda yang tahan dengan kuliner pedas.

Selain menawarkan kuliner khas entok, warung ini juga menjual olahan ayam dan lauk lainnya. Sehingga, jika Anda tidak menyukai daging entok bisa memesan menu lainnya. Untuk menikmati seporsi Pedesan Entog Mas Nana, Anda harus merogoh kocek sekitar 30 ribuan. Sedangkan untuk menu ayam bisa dibeli dengan harga mulai dari 20 ribu rupiah saja.

Lokasi: Jl. Fatahillah No. 80 Blok kawung, Megu Gede, Kec. Weru, Kota Cirebon.

8. Empal Asem Amarta Battembat

Empal Asem Amarta Battembat
Image Credit: Google Maps (Kang Didno)

Apakah Anda ingin mencoba sajian empal dengan citarasa yang berbeda? Maka Anda bisa menyantap empal asem Amarta yang sudah berdiri lebih dari 20 tahun lamanya. Berbeda dengan kuliner empal gentong, makanan yang satu ini tidak bersantan. Empal asem Amarta menggunakan tomat dan belimbing untuk menambah cita rasa.

Bumbu bumbu khas di antara kuah empal asem yang dilengkapi dengan daleman dan daging sapi membuat penikmat kuliner akan dimanjakan. Hidangan tersebut sangat cocok jika disantap ketika siang hari. Apalagi ditambah dengan nasi panas dan sambal sebagai pelengkapnya. Kelezatan empal asem amarta bisa didapat dengan harga mulai dari 25 ribu rupiah.

BACA JUGA:  20 Wisata Kuliner di Bekasi yang Enak & Diburu Wisatawan

Lokasi: Jl. Ir. H. Juanda No.37, Battembat, Kec. Tengah Tani, Kota Cirebon.

9. Docang Pak Kumis

Docang Pak Kumis
Image Credit: Facebook.com @fitri.komariyah.3

Apabila Anda mencari hidangan khas Cirebon, maka Docang menjadi makanan yang patut dicoba. Docang hampir mirip lontong sayur, tetapi ada perbedaan dari segi bumbu dan lauknya. Dalam satu porsi penyajian akan disuguhkan dengan potongan lontong, daun singkong, parutan kelapa, tauge, dan kerupuk. Untuk kuahnya berbumbu merah dengan bahan dasar oncom.

Lokasi: Jl. Tentara Pelajar, Pekiringan, Kec. Kesambi, Kota Cirebon.

10. Tahu Gejrot Pak Wardi

Tahu Gejrot Pak Wardi
Image Credit: Facebook.com @ayocireboncom

Siapa yang tidak mengenal kuliner Tahu Gejrot? Akan ini tidak bisa dilewatkan begitu saja jika mengunjungi Cirebon. Salah satu yang paling legendaris di daerah ini dapat Anda temui di daerah pecinan yaitu Tahu Gejrot Pak Wardi. Tempat ini sudah berdiri hampir setengah abad. Anda bisa mencicipi kuliner ini mulai dari harga kisaran 10 ribuan saja.

Lokasi: Jl. Lemahwungkuk No.48, Pekalipan, Kec. Lemahwungkuk, Kota Cirebon.

11. Nasi Lengko Haji Barno

Nasi Lengko Haji Barno
Image Credit: Google Maps (herman)

Kuliner yang satu ini bisa menjadi pilihan menu makan siang untuk Anda jika vegetarian. Sepiring Lengko dilengkapi dengan tempe, mentimun segar, tahu, dan topping kucai dan disiram bumbu kacang. Untuk menikmati Nasi Lengko Haji Barno, Anda hanya perlu merogoh kocek sekitar 13 ribu rupiah.

Lokasi: Jl. Pagongan No.15B, Pekalangan, Kec. Kejaksan, Kota Cirebon.

12. Mie Koclok Gombang Pak Rasita

Mie Koclok Gombang Pak Rasita
Image Credit: Facebook.com @lery.fang.1

Mie Koclok Gombang Pak Rasita menyajikan hidangan khas yang tidak bisa ditemukan di daerah manapun. Sebab, olahan mie di sini akan disajikan dengan lontong. Sebagai pelengkap, terdapat suwiran ayam goreng, telur rebus, irisan kol dan taburan bawang goreng. Berbeda dengan mie koclok lainnya, di tempat ini menggunakan ayam kampung sebagai pelengkapnya.

Lokasi: Jl. Bahagia No.2, Gombang, Kec. Plumbon, Kota Cirebon.

13. Sate Kalong Drajat Kesambi

Sate Kalong Drajat Kesambi
Image Credit: Google Maps (Daniel Surjawan)

Jika Anda merasa lapar di malam hari, saatnya berburu kuliner khas Cirebon bernama Sate Kalong. Anda tidak usah khawatir karena daging yang digunakan bukan dari kalong atau kelelawar melainkan daging kerbau. Pemberian namanya yang unik dikarenakan warung makan satu ini hanya buka saat malam hari layaknya hewan noktural tersebut.

Meskipun menggunakan daging kerbau, tekstur dan rasa sate ini tidak bisa diragukan lagi. Sebab, proses memasaknya diberi beberapa tambahan bumbu. Anda dapat memilih antara sate manis dan sate asin. Kelezatan Sate Kalong Drajat Kesambi akan semakin menonjol dengan tambahan bumbu kacang pada saat penyajiannya.

Lokasi: Jl. Kesambi Dalam No.102, Kesambi, Drajat, Kec. Kesambi, Kota Cirebon.

14. Gado Gado Ayam Hj. Tarkanci

Gado Gado Ayam Hj. Tarkanci
Image Credit: Google Maps (Een Saenah)

Berbeda dengan gado gado di daerah lainnya, di Cirebon Anda dapat mencoba kenikmatan gado gado yang disiram dengan kuah kari. Sebagai pelengkapnya bagian atas kuah akan ditambah suwiran daging ayam dan emping, yang berhasil memunculkan rasa nikmat. Tak heran jika gado gado ini masih bertahan setelah 47 tahun berdiri.

Lokasi: Jl. Nyi Mas Gandasari No.149, Pekalipan, Kec. Pekalipan, Kota Cirebon.

15. Bubur Sop Ayam Mang Kapi

Bubur Sop Ayam Mang Kapi
Image Credit: Google Maps (Ida Farida)

Bubur sop ayam Mang Kapi merupakan kuliner unik yang ada di Cirebon. Pasalnya, bubur ayam yang biasa disiram dengan kuah kuning kental, di sini malah menggunakan kuah sop ayam. Karena keunikannya tersebut, sajian sop menjadi andalan bagi pecinta kuliner sampai saat ini.

Lokasi: Jl. Tentara Pelajar No.18, Pekalangan, Kec. Pekalipan, Kota Cirebon.

16. Empal Dengkil Mang Kojek Khas Cirebon

Empal Dengkil Mang Kojek Khas Cirebon
Image Credit: Google Maps (Jun JunJuk)

Berbeda dengan empal gentong lainnya yang ada di Cirebon yang hanya menyuguhkan potongan daging, kuliner yang satu ini menggunakan bahan utama dengkul sapi sebagai bahan utamanya. Sehingga kuliner ini dinamakan empal dengkil Mang Kojek. Selain dengkul, ada juga sumsum tulang sapi yang disajikan dengan kuah empal.

BACA JUGA:  20 Restoran & Tempat Makan di Bogor yang Terkenal Enak

Lokasi: Jl. Raya Fatahillah, Plered, Weru Kidul, Kec. Weru, Kota Cirebon.

17. Bubur Ayam M. Toha

Bubur Ayam M. Toha
Image Credit: Google Maps (Andi Ardiansyah)

Jika Anda dilanda lapar saat tengah hari, sebaiknya langsung saja untuk meluncur ke warung Bubur ayam M Toha karena buka 24 jam. Aneka bubur di sini akan memanjakan perut yang sedang keroncongan. Sebagai pelengkapnya hidangan ini diberi topping potongan telur setengah matang, cakwe, bawang goreng dan lainnya.

Lokasi: Jl. Moh. Toha, Kebonbaru, Kec. Kejaksan, Kota Cirebon.

18. Tahu Petis Kerta Sari

Tahu Petis Kerta Sari
Image Credit: Google Maps (Kanal Infoku)

Berlibur di kota udang, belum lengkap jika tidak mencoba olahan petis udang. Salah satu yang bisa Anda coba adalah camilan tahu petis. Rasa tahu petis ini berbeda dengan tahu lainnya karena diproduksi sendiri secara khusus. Untuk menikmati kelezatan tahu goreng tersebut, terdapat tambahan saus petis yang gurih.

Lokasi: Jl. R.Dewi Sartika, Tukmudal, Kec. Sumber, Kota Cirebon.

19. Nasi Ati Ayam Santa Maria

Nasi Ati Ayam Santa Maria
Image Credit: Google Maps (Weli Yanto)

Ketika Anda sedang berada di Jalan Sisingamangaraja, maka sebaiknya untuk mampir ke wisata kuliner nasi ati ayam Santa Maria. Diberi nama seperti tersebut karena letaknya berada di depan gerbang Sekolah Santa Maria. Untuk menikmati nasi ati ayam Santa Maria Anda harus rela mengantre lama karena rasanya yang sangat lezat jika disantap.

Tempat makan nasi ati ayam ini sangat ramai dikunjungi penikmat kuliner apalagi di jam makan siang. Jadi, Anda harus datang lebih awal untuk menikmati kuliner yang satu ini. Meskipun judul nama kuliner khas Cirebon ini dinamakan ati ayam, namun yang dijual tidak hanya itu saja. Terdapat beberapa pilihan lauk seperti ayam goreng, sate usus, dan sate kulit ayam.

Lokasi: Panjunan, Kec. Lemahwungkuk, Kota Cirebon.

20. Pipit Tongseng Battembat

Pipit Tongseng Battembat
Image Credit: Google Maps (Pipit Tongseng Battembat)

Berbeda dengan olahan tongseng yang lainnya, masakan khas Desa Battembat ini memiliki kuah yang lebih kental. Tekstur kuahnya hampir mirip rendang dengan warna kecokelatan. Anda bisa bebas memilih menu tongseng daging sapi, kambing atau iga dengan potongan yang besar. Meskipun begitu, harga yang ditawarkan sangat terjangkau, hanya sekitar 25 ribu rupiah saja.

Lokasi: Jl. Ir. H. Juanda No.7, Battembat, Kec. Tengah Tani, Kota Cirebon.

21. Mie Colot

Mie Colot
Image Credit: Google Maps (Grace Sekar Larasati)

Menjumpai kedai yang menjual mie di Cirebon memang sangat mudah. Karena setiap ada beranjang dari lokasi datu yang lainnya, maka Anda akan menemukan berbagai pengusaha yang menjajakan kuliner mie. Namun, ada satu yang paling menjadi rekomendasi bagi pecinta kuliner mie yaitu Mie Colot.

Mie Colot sudah beroperasi sejak tahun 1983 dan lokasinya masih sama sejak tahun 17 tahun yang lalu. Meskipun berupa kuliner kaki lima, tetapi kelezatannya tidak bisa diragukan lagi. Bahkan banyak orang yang rela antre untuk menikmati kuliner yang satu ini. Menu yang disajikan yaitu mie yamin, kwetiau, bakso, serta aneka lauk untuk menambah kenikmatan.

Lokasi: Jl. Pekalangan No.15, Pekalangan, Kec. Pekalipan, Kota Cirebon.

22. Kue Tapel Mba Lena

Kue Tapel Mba Lena
Image Credit: Google Maps (Bagja Kost)

Kue khas Cirebon Tapel ini sudah mulai sulit dicari, tetapi bukan berarti tidak ada. Tempat kuliner ini bernama Kue Tapel Mba Lena yang sudah berjualan sejak 50 tahun lalu. Jika mengunjungi wisata kuliner yang satu ini, maka Anda akan melihat betapa masih sangat sederhana seolah tak tergerus zaman.

Sebab, kue ini dipanggang di atas tungku kayu bakar dan alat masaknya dibuat dari tanah liat. Untuk membuat kue ini, bahan dasar yang digunakan adalah adonan kelapa kemudian diberi isian gula merah dan pisang. Agar hasilnya lebih renyah, maka pembuatannya ditekan tekan sampai menyatu dengan bahan tambahan lainnya.

Lokasi: Jl. Bangong Gg. Alas Demang 1 No.35, Pekalangan, Kec. Pekalipan, Kota Cirebon.

Itulah beberapa wisata kuliner di Cirebon yang bisa Anda kunjungi jika sedang berlibur di kota ini. Anda bisa menikmati kelezatan hidangan khas Cirebon mulai dari camilan seperti kue tapel dan surabi. Sedangkan jika ingin menyantap makanan berat, Anda dapat mencoba kuliner nasi kuning, bubur ayam, mie, sate, hingga empal daging.