Harga Tiket: Rp 15.000; Map: Cek Lokasi
Alamat: Kutamanah, Kec. Sukasari, Kab. Purwakarta, Jawa Barat.

Bagi masyarakat Jawa Barat, Waduk Jatiluhur bukanlah nama yang asing dan difungsikan untuk menampung Sungai Citarum. Danau buatan ini juga dijadikan sebagai destinasi wisata ini memang menyimpan pesona yang luar biasa. Sehingga tak heran jika destinasi satu ini menjadi favorit keluarga untuk habiskan akhir pekan atau masa liburan. Dikelola dengan baik dan ditambahkan dengan fasilitas, serta wahana andalan menjadikan waduk ini kondang di Purwakarat. Untuk mengintip pesona destinasi wisata satu ini, simak ulasan berikut.

Sekilas Tentang Waduk Jatiluhur

Tentang Waduk Jatiluhur
Image Credit: Instagram.com @pariwisata_purwakarta

Jika Anda singgah di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat rasanya belum lengkap jika tidak singgah ke Waduk Jatiluhur. Ungkapan satu ini tentu muncul bukan tanpa sebab, karena memang waduk ini menjadi bendungan paling besar di Indonesia. Ditambah lagi bendungan ini juga memiliki pemandangan yang akan membuat Anda terpesona.

Waduk satu ini awalnya dibangun untuk kebutuhan PLTA atau Pembangkit Listrik Tenaga Air yang katanya juga memiliki sistem limpasan paling besar di dunia. Memiliki sekitar 6 turbin yang dayanya sekitar 187 MW, setiap tahunnya PLTA Jatiluhur mampu memasok 1000 kwh tenaga listrik. Bukan hanya itu, air waduknya juga difungsikan untuk kebutuhan irigasi.

Setidaknya ada sekitar 242.000 hektar sawah yang bisa dipenuhi kebutuhan airnya dari waduk ini. Dan keberadaan danau ini juga difungsikan sebagai tempat wisata. Sudah ada banyak fasilitas rekreasi yang ditambahkan, mulai dari restoran, hotel, camping ground hingga waterboom yang sudah memadai. Hal ini tentunya menjadi alasan mengapa waduk ini tak pernah sepi pengunjung.

Waduk satu ini sendiri dibangun sejak masa pemerintahan Presiden Soekarno. Dimana pada saat itu sang Presiden mempercayakan pembangunan waduk ini di tangan kontraktor asal Prancis yang bernama Compagnie Francaise D’enterprise. Akhirnya waduk ini dibangun pada tahun 1957, yang membuat 5003 penduduk harus direlokasi.

Selain Ir Soekarno, Waduk ini juga terbangun atas andil besar dari Ir. H Djuanda yang pada saat itu menjabat sebagai perdana menteri. Untuk membangun waduk ini, dibutuhkan waktu sekitar 10 tahun dengan biaya sekitar 230 juta dollar Amerika. Hingga akhirnya waduk Jatiluhur selesai dibangun pada tahun 1969.

Sebenarnya waduk ini memiliki nama Waduk Ir H. Djuanda untuk menghargai Ir H. Djuanda karena jasanya membangun waduk ini. Tetapi masyarakat lebih familiar menyebutnya sebagai Jatiluhur. Dimana namanya merupakan nama daerah atau kecamatan Jatiluhur. Hingga saat ini juga masih banyak yang mengenalnya dengan bendungan Jatiluhur.

Daya Tarik Wisata Waduk Jatiluhur

Daya Tarik Waduk Jatiluhur
Image Credit: Google Maps (Eko Pramuyanto)

Objek wisata di Purwakarta satu ini memang sangat menarik untuk dikunjungi. Anda akan disuguhkan dengan bentang alam yang membuat siapapun terpesona. Sepanjang mata memandang, Anda akan menikmati air tenang yang berpadu dengan pegunungan di belakangnya. Ada dua gunung yang menjadi latarnya yakni Gunung Parang dan Gunung Tiga Menara.

Panorama ini akan semakin membuat kagum ketiga berpadu dengan birunya langit. Rimbunnya pepohonan di sekitarnya juga turut menjadi daya tarik tersendiri di Waduk satu ini. Lukisan Tuhan ini memang sanggup untuk menghipnotis pasang mata yang datang. Waduk ini juga kerap menjadi tujuan hunting foto bagi pecinta fotografi.

Keindahan yang disuguhkan akan semakin megah jika Anda menikmatinya di tengah bendungan. Anda bisa menyewa perahu ataupun kapal dari nelayan sembari memancing. Tentu saja hal ini akan memberikan pengalaman yang berbeda untuk Anda. Aktivitas memancing kerap kali dijadikan sebagai kegiatan utama setelah bersantai.

Sebab Waduk Jatiluhur memang menjadi salah satu habitat banyak jenis ikan. Pengunjung yang berwisata di waduk ini juga bisa mengintip budidaya ikan di keramba. Ada banyak jenis ikan yang dibudidayakan di keramba ini. Yang paling mengundang perhatian adalah ikan patin. Mengingat jenis ikan ini sering melompat lompat dan juga agresif.

Bukan hanya itu, pesona yang dimiliki oleh waduk ini tidak hanya di perairannya tetapi juga di bagian daratnya. Anda akan menemukan beberapa spot foto yang bisa Anda jadikan tempat untuk mengabadikan liburan Anda. hadirnya beberapa wahana juga menjadikan area wisata ini menawarkan berbagai aktivitas yang menyenangkan.

Daya tarik dari Waduk Jatiluhur juga terletak pada mitos dan kisah misteri yang menyelimutinya. Seperti halnya waduk atau danau di Indonesia, di waduk ini juga sering ada penampakan makhluk tak kasat mata. Hal ini semakin diperkuat dengan adanya orang yang meninggal karena tenggelam di kawasan bendungan.

Dari sekian banyak cerita yang beredar, cerita tentang Mbah Jawer menjadi yang paling sering diceritakan. Konon dahulu ada bayi yang dihanyutkan di aliran Sungai Citarum karena malu ada jengger di dahinya. Bayi yang hanyut kemudian diselamatkan bangsa jin dan menjadi bagian mereka. karena merasa marah bayi tersebut menjadi kakek kakek yang dikenal Mbah Jawer.

Konon Mbah Jawer akan menenggelamkan penduduk yang sudah melanggar pantangan. Inilah yang kemudian menjadikan masyarakat menganggap jika kawasan Sungai Citarum dan Bendungan Jatiluhur angker. Selain kisah mistis, konon di bendungan ini ada Alligator Fish yang sangat besar. benar atau tidaknya cerita tersebut, Anda harus tetap berhati hati saat di bendungan ini.

Alamat dan Rute Menuju Waduk Jatiluhur

Alama Waduk Jatiluhur
Image Credit: Google Maps ( Ikbal Fai)

Sesuai dengan namanya, Waduk Jatiluhur berada di Kec. Jatiluhur, Kab. Purwakarta, Provinsi Jawa Barat. Jika dari pusat kota, Anda butuh menempuh jarak sekitar 9 km. Lokasinya berada di atas ketinggian dengan medan yang berkelok kelok. Menjadikan para pengunjung harus berhati hati ketika akan menuju waduk satu ini.

Walaupun demikian, jalanannya terbilang memadai dan bisa dilewati oleh semua jenis mobil. Anda yang pergi dengan menggunakan kendaraan umum, bisa mengandalkan bus antar kota. Bus yang bisa digunakan adalah jurusan Purwakarta Bandung yang nantinya berhenti di jalan menuju pintu masuk waduk.

Bagi Anda yang melakukan perjalanan dari pusat kota Purwakarta, bisa menggunakan angkot. Angkot yang pertama adalah angkot no 03 yang warnanya merah kuning dan Anda turun di Pasar Bunder. Dilanjutkan dengan angkut merah hitam dengan nomor 011. Angkutan inilah yang nantinya akan mengantar Anda ke kawasan bendungan.

Untuk Anda yang menggunakan kendaraan pribadi dan dari luar kota, Anda bisa melalui Tol Cikampek dan nantinya keluar di Pintu Tol Jatiluhur. Dari sini silahkan belokkan kendaraan ke kiri dan 300 meteran dari pintu tol Anda akan menemukan sebuah pertigaan. Pertigaan dengan patung Semar di tengah, silahkan Anda ambil belok kiri.

Jika sudah silahkan dilanjutkan dengan mengambil jalan menanjak sebelum Pertigaan Pasar Bunder. Dari pertigaan ini, Anda bisa mengambil arah kanan untuk terus berjalan lurus sampai melewati Jembatan tol Cipularang. Tak lagi, Anda akan menemukan pertigaan lagi dan pilih jalan yang lurus namun menanjak. Sekitar 6 km, Anda akan sampai di lokasi tujuan.

Harga Tiket Masuk Wisata Waduk Jatiluhur

Harga Tiket Waduk Jatiluhur
Image Credit: Google Maps (Arif Khunaifi)

Menikmati pesona waduk satu ini tak perlu mengeluarkan budget lebih. Mengingat Anda hanya perlu membeli tiket dengan harga Rp 15 ribu saja. harga tiket tersebut akan berubah ketika memasuki weekend atau hari libur nasional menjadi sekitar Rp 20 ribu. Tentu saja tiket masuk tersebut bisa berubah sewaktu waktu dan belum termasuk dengan biaya parkir kendaraan.

Biaya parkir kendaraan tergantung kendaraan yang Anda bawa, mulai dari Rp 5 ribu untuk motor, Rp 10 ribu untuk kendaraan tipe I dan Rp 20 ribu untuk kendaraan besar. Waduk Jatiluhur sendiri buka mulai pukul 8 pagi sampai dengan pukul 5 sore. Sebaiknya Anda datang pada pagi atau sore hari agar tidak terlalu panas.

Aktivitas yang Menarik Dilakukan di Waduk Jatiluhur

Aktivitas di Waduk Jatiluhur
Image Credit: Google Maps (Idris Idris)

1. Menikmati Keindahannya

Hal pertama yang bisa Anda lakukan saat menginjakkan kaki di Waduk Jatiluhur adalah menikmati keindahannya. Anda bisa mengintip pesonanya dari ketinggian 729 mdpl jika naik di Gunung Cilembu. Atau Anda juga bisa menuju jembatan orange untuk dapatkan view yang cantik. Kedua spot tersebut menjadi spot andalan untuk menikmati moleknya waduk ini.

2. Keliling Waduk Dengan Perahu

Keindahan waduk ini juga akan semakin mempesona jika Anda nikmati dengan menggunakan perahu. Perahu milik nelayan yang bersandar ini memang sudah terbiasa untuk mengantar para wisatawan. Dari perahu, Anda akan bisa menikmati keindahan waduk dari sisi yang berbeda.

3. Bermain di Waterboom

Dilengkapi dengan kolam renang untuk anak anak dan dewasa, di waduk kebanggan Purwakarta ini Anda juga bisa main waterboom. Setidaknya ada 4 kolam yang memiliki kategori berdasarkan kedalamannya. Dilengkapi dengan beberapa wahana, dijamin kegiatan berenang akan semakin menyenangkan.

Aktivitas Dilakukan di Waduk Jatiluhur
Image Credit: Google Maps (Ugan)

4. Berburu Foto Cantik

Karena memiliki pemandangan yang mengagumkan, sayang rasanya jika tidak diabadikan. Waduk Jatiluhur termasuk waduk yang kerap dijadikan sebagai lokasi hunting foto. Ada beberapa spot instagramable yang juga disediakan di tempat ini. Anda juga bisa sekalian berburu sunset yang luar biasa indah di waduk ini.

5. Wisata Kuliner

Bendungan ini memiliki rumah makan apung yang juga menawarkan banyak menu makanan. Terutama olahan ikan yang ditangkap langsung dari waduk. Salah satu menu andalannya adalah ikan bakar yang terkenal akan rasanya yang jempolan. Diracik dengan bumbu bumbu andalan, dijamin wisata kulineran di waduk ini akan memperlengkap perjalanan Anda.

Fasilitas yang Bisa Ditemukan di Waduk Jatiluhur Purwakarta

Fasilitas Waduk Jatiluhur
Image Credit: Google Maps (War Tini)

Fasilitas yang bisa ditemukan di Waduk Jatiluhur terbilang memadai. Anda bisa menemukan fasilitas seperti kamar mandi dan toilet. Bagi Anda yang ingin beribadah juga tersedia mushola yang bersih. Membawa anak anak liburan ke Waduk Jatiluhur juga tak perlu khawatir. Anda akan menemukan area playground untuk sarana bermainnya.

Beberapa fasilitas lainnya seperti camping ground hingga outbond area. Untuk membuat kenyamanan pengunjung meningkat, Anda bisa menemukan information center. Untuk fasilitas umum sebagian memang tidak perlu membayar. Tapi jika Anda ingin fasilitas yang sifatnya seperti wahana, pengunjung harus merogoh kantong lagi.

Seperti kegiatan berkeliling dengan kapal mulai dari Rp 70 ribuan. Atau ingin melakukan aktivitas menantang, Anda bisa mencoba jetski dengan tarif mulai Rp 100 ribu. Bagi Anda yang ingin berlama lama menikmati pemandangan lebih lama, Anda bisa bermalam. Ada resort bernama Grama Tirta juga restoran yang menyediakan banyak menu.

Menikmati wisata alam di Purwakarta ini dijamin akan membuat kegiatan liburan Anda berkesan. Tak hanya menawarkan pemandangan indah, Anda juga bisa sekalian menjajal wahana yang ada. Destinasi Waduk Jatiluhur sangat cocok untuk menghabiskan waktu bersama keluarga. Dan pastikan Anda singgahi saat Anda sedang ada di Purwakarta.