Harga Tiket: Rp 5.000; Map: Cek Lokasi
Alamat: Jl. Gunung Kuning – Sindang, Gunung Kuning, Kec. Sindang, Kab. Majalengka, Jawa Barat.

Objek wisata di Jawa Barat selalu berhasil mengesankan bagi para wisatawan. Termasuk Situ Cipanten di Majalengka yang belakangan pamornya naik daun. Hal tersebut karena pengunjung yang mengunggah keeolokannya di sosial media. Alhasil banyak yang penasaran untuk datang ke objek wisata ini.

Situ ini menyuguhkan wisata danau dengan dua jenis air yang berbeda. Akan berubah warnanya mengikuti pergantian musim. Replika Kapal Titanic dan Jembatan Cinta merupakan simbol untuk spot foto para pengunjung. Berenang dan mengelilingi area danau naik becak air adalah aktivitas paling menyenangkan. Simak ulasan selengkapnya.

Sekilas Tentang Situ Cipanten yang Menawan

Tentang Situ Cipanten
Image Credit: Twitter.com @sany_maya

Objek wisata ini merupakan kawasan danau dengan luas kurang lebih satu hektar. Dulunya area danau digunakan untuk pengairan dan perikanan oleh warga setempat. Sekelilingnya berupa hutan rimbun, konon menurut cerita masyarakat danau ini angker. Suasananya memang cukup mistis, karena sebelum populer jarang ada orang yang berkunjung.

Jauh sebelum populer sebenarnya Situ Cipanten sudah dibuka sejak tahun 1970. Bahkan dibuka untuk umum dan difungsikan sebagai tempat rekreasi keluarga. Sayangnya tempat wisata ini kurang mendapatkan perhatian, jadi tata kelolanya sangat buruk. Pohon-pohon dibiarkan tumbuh dan tidak tertata, jadi pengunjung enggan datang.

Baru setelah dikelola oleh Karang Taruna Desa Gunungkuning, wisata ini mengalami perbaikan perlahan. Sentuhan kreasi kekinian dari kaum milenial setempat, akhirnya membawa dampak positif terhadap perkembangan potensi lokal. Bisa Anda lihat sekarang wisata danau ini tak pernah sepi pengunjung. Spot foto instagramable menjadi pusat perhatian wisatawan.

Daya Tarik Wisata Situ Cipanten

Daya Tarik Wisata Situ Cipanten
Image Credit: Twitter.com @zarkasitastura

Meskipun dulunya kawasan hutan tak terurus, kini Situ Cipanten menjelma menjadi objek wisata yang dikagumi. Hal ini berkat kondisi alamnya berupa perbukitan dan pegunungan yang masih asri. Dibalut dengan nuansa wisata kekinian sehingga berlibur disini rasanya begitu menyenangkan. Cocok juga untuk Anda yang mengingankan refreshing serta melepas penat.

Daya tarik utama dari wisata ini ialah kawasan danau yang warna airnya sangat unik. Ketika musim kemarau tiba warnanya akan menjadi biru. Sehingga pengunjung dapat melihat ikan-ikan yang berenang di dasar air. Sedangkan saat musim hujan, air danau akan berubah menjadi warna hijau. Kalau datang di musim tersebut Anda tidak bisa melihat ikan-ikan berenang.

Lebih seru lagi jika berkunjung saat siang hari, justru Anda dapat melihat perubahan dua warna tersebut secara langsung. Ketika sinar matahari sedang terik, rasanya Anda seperti melihat cermin besar. Pantulan biasnya membuat danau tampak berkilauan seolah ada berlian di dalamnya. Apabila cahaya matahari mulai redup, warna air berubah kehijauan.

Selai warna air danau yang bisa berubah, Situ Cipanten mempunyai sumber mata air yang masih terjaga kebersihannya. Sisi uniknya terletak pada tujuh sumber mata air yang tidak akan kering meski musim kemarau. Itulah mengapa warga Desa Gunungkuning mengandalkannya untuk kebutuhan sehari-hari. Sekaligus pusat pengairan untuk lahan sawah mereka.

Daya Tarik Situ Cipanten
Image Credit: Facebook.com @mohamad.shopan

Berada di lahan seluas satu hektar, sebagian besar kawasan wisata didominasi oleh pepohonan besar. Jadi selama liburan disini Anda tak khawatir kepanasan, karena ditutupi oleh rindangnya pohon. Udara sekitar begitu sejuk dengan panorama bukit bak permadani hijau. Jalak setapak sudah dipaving sehingga nyaman dan aman untuk berkeliling area wisata.

Tidak cukup dengan view alam yang asri, Situ Cipanten mempunyai beberapa spot foto instagenic. Salah satu yang populer ialah spot kapal Titanic, untuk berfoto disini Anda harus antri panjang. Selain itu terdapat Jembatan Cinta, yang konon bila datang bersama pasangan maka cintanya bisa abadi. Ada pula beberapa titik yang cocok untuk penggemar fotografi.

Kalau Anda berkunjung bersama keluarga, terdapat beberapa wahana yang bisa Anda coba. Diantaranya sepeda air, arena outbond, dan berbagai fasilitas menyenangkan lainnya. Warung-warung penjaja makanan dan minuman juga turut meramaikan kawasan wisata ini. Anda bisa mencicipi makanan khas Majalengka yaitu opak ketan, dengan harga yang terjangkau.

Alamat, Rute dan Harga Tiket Masuk Situ Cipanten

Alamat Situ Cipanten
Image Credit: Google Maps (Arif Jubaedi)

Destinasi Situ Cipanten beralamat di Desa Gunung Kuning, Kecamatan Sindang, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Jika berangkat dari pusat kota, Anda akan menempuh perjalanan dengan jarak sekitar 16 kilometer. Ada beberapa rute yang bisa Anda lewati, tergantung dari mana titik kota asal. Untuk akses jalannya terbilang mudah karena melewati jalan utama.

Kalau datang dari Kota Subang berarti menuju Kecamatan Tomo, lewat Jalan Raya Cijelag. Setelah masuk daerah kecamatan tersebut, Anda mengikuti jalur provinsi Sumedang-Majalengka ke Kecamatan Jatiwangi. Ikuti arus jalan sampai pusat kota Majalengka lalu temukan Bundaran Cigasong. Ambil jalur ke Rajagaluh hingga pertigaan, belok kanan dan cari plang namanya.

Lain cerita jika berasal dari Bandung, alihkan kemudi menuju ke persimpangan Jatiwangi. Masuk jalur utama Majalengka lalu ikuti jalan sampai tiba di Bunderan Cisayong. Melaju terus menuju ke Rajagaluh, setelah bertemu pertiggan belok kanan. Kalau sudah menemukan plang nama Situ Cipanten, tinggal ikuti arah jalan yang ditunjukkan.

Sama seperti tempat wisata lainnya, tempat ini juga menarik biaya masuk objek wisata ini. Untuk harga tiket masukknya sama rata, baik dewasa maupun anak-anak yaitu sebesar 5 ribu rupiah. Ini diluar dari biaya naik wahana yang tersedia dan jasa foto ala selebgram. Sedangkan retribusi parkir dikenai 3 ribu untuk sepeda motor, dan 5 ribu untuk mobil dan kendaraan besar lain.

Aktivitas yang Menarik Dilakukan di Situ Cipanten

Aktivitas di Situ Cipanten
Image Credit: Google Maps (Retno Dwimarwati)

1. Keliling Area Wisata

Situ Cipanten memiliki hawa yang enak untuk berlibur, jadi tak heran jika musim liburan dipadati pengunjung. Pemandangan berupa bukit dan gunung merupakan view andalan tersendiri. Pepohonan rimbun menjadikan suasana wisata teduh dan asyik untuk keliling area sekitar. Sembari merasakan angin sepoi-sepoi, serta refreshing pikiran dari penatnya rutinitas monoton.

Anda bisa mengitari pinggiran danau hingga masuk ke kawasan hutan. Duduk di pinggiran danau sambil memberi makan ikan, pakannya bisa Anda beli di dekat pintu masuk. Ikan-ikan yang datang berkerumun memberikan sensasi bahagia tersendiri. Menikmati view hijau yang menenangkan dan jarang Anda temui di daerah perkotaan.

2. Berenang di Danau

Aktivitas renang rasanya tidak boleh dilewatkan saat berkunjung ke tempat wisata ini. Pasalnya sensasi sejuk langsung terasa di kulit ketika pertama kali masuk ke dalam air. Segarnya air dijamin membuat Anda betah berlama-lama berendam di danau. Sayangnya Situ Cipanten cukup dalam, jadi harus berhati-hati dan tidak diperuntukkan bagi anak kecil.

Kalau Anda tidak bisa berenang jangan khawatir, pengelola wisata menyediakan pelampung. Anda bisa menyewanya sekitar 5 ribu per 30 menit, jadi Anda bebas berenang kesana kemari. Disarankan tidak berenang ketika musim hujan, sebab debit air naik dan area danau semakin dalam. Selain itu, air danau menjadi keruh serta banyak lumpur di dalamnya.

3. Naik Becak Air

Apabila enggan berbasah ria untuk menikmati keindahan danau, Anda bisa menyewa becak air yang disediakan. Becak air tersebut bentuknya menyerupai angsa, dan dapat dinaiki oleh 2 orang saja. Sambil gowes santai Anda bisa mengarungi luasnya danau, serta merasakan sejuknya udara pegunungan. Jangan lupa ambil foto berupa view alam sebanyak mungkin, dari tengah danau lebih estetik.

Untuk menyewa becak air ini pengunjung dikenakan biaya sekitar 20 ribu. Pemakaiannya berdurasi 20 menit, boleh diperpanjang selama antrian sedikit. Gowes mengelilingi danau bersama pasangan terasa romantis dan menyenangkan. Bareng keluarga juga tak kalah seru, kalau bawa rombongan bisa main balapan gowes sampai ke ujung danau.

Aktivitas Situ Cipanten
Image Credit: Twitter.com @hotel_fitra

4. Naik Perahu

Jika malas mengeluarkan tenaga untuk gowes becak air, tersedia perahu untuk berkeliling area danau. Perahu ini bisa Anda sewa kira-kira 3 ribu per orang dan satu putaran. Sangat murah untuk merasakan eloknya pesona danau Situ Cipanten. Sayangnya perahu bermuatan sekitar 10 orang, jadi kalau hanya berdua yang naik berarti ditunggu sampai penuh.

5. Hunting Foto

Situ ini memang menyediakan banyak spot foto yang instagramable. Mulai dari panorama alamnya yang tak kalah keren dalam jepretan kamera. Kemudian beberapa bangunan seperti kapal Titanic dan jembatan, bisa menjadi titik foto yang bagus. Tak ayal jika menjadi jujugan oleh para fotografer untuk ambil gambar bertema alam.

6. Piknik dan Wisata Kuliner

Objek wisata ini merupakan tempat rekreasi yang pas bersama keluarga. Anda boleh membawa bekal dari rumah, lalu menggelar tikar di bawah pohon. Agenda piknik berkesan akan Anda dapatkan di wisata ini. Kalau tak bawa bekal bisa wisata kuliner di area wisata, harganya pun terjangkau. Anda perlu icip makanan khas Majalengka berupa opak ketan disini.

Fasilitas yang Bisa Ditemukan di Situ Cipanten Majalengka

Fasilitas Situ Cipanten
Image Credit: Twitter.com @infomjlk

Pengelola wisata sudah menyiapkan fasilitas yang memadai layaknya tempat wisata populer. Kamar mandi untuk laki-laki dan perempuan bersih serta nyaman untuk buang air. Ada mushola untuk beribadah sholat sekaligus tempat wudhunya. Tempat parkir, gazebo, arena bermain anak, sampai area outbond tersedia disini.

Kurang afdol rasanya kalau pergi ke Majalengka tidak berkunjung ke Situ Cipanten. Bagaimana tidak, wisata alam ini menyajikan air danau yang memiliki dua jenis warna. Akan berubah menyesuaikan musim, dan berganti warna di siang hari. Menyediakan panorama alam menajubkan, serta spot foto kekinian untuk koleksi foto.