Observatorium Bosscha, Destinasi Wisata Favorit & Sarana Edukasi di Bandung

Observatorium Bosscha, Destinasi Wisata Favorit & Sarana Edukasi di Bandung
Harga Tiket: Rp 15.000; Map: Cek Lokasi
Alamat: Jl. Peneropongan Bintang, Kec. Lembang, Kab. Bandung Barat, Jawa Barat.

Bandung terkenal sebagai daerah di Indonesia yang dipenuhi oleh tempat wisata menarik dan penuh pelajaran penting yang bisa diambil. Salah satu yang paling populer adalah Observatorium Bosscha yang akhir-akhir ini selalu ngehits di kalangan anak muda dan dewasa.

Sebagai tempat wisata yang mampu menawarkan banyak hal menyenangkan, observatorium ini mampu memuaskan hasrat pengunjung yang memang memiliki minat tinggi terhadap ilmu astronomi. Berada di bawah naungan Fakultas MIPA ITB, tempat wisata sekaligus pusat penelitian ini sangat wajib untuk dikunjungi.

Bahkan, observatorium yang terkenal ini termasuk ke dalam pusat penelitian terbesar yang ada di Indonesia. Karena itulah, ketika berada di Bandung akan terasa kurang lengkap jika tidak sempat menyinggahinya.

Daya Tarik Wisata Observatorium Bosscha

Daya Tarik Observatorium Bosscha Bandung
Photo by Google Maps Observatorium Bosscha

Ketika membicarakan tentang Observatorium Bosscha, kita akan langsung teringat dengan bentuk bangunannya yang begitu unik dan lucu. Selain itu, masih ada banyak sekali daya tarik yang dimiliki oleh salah satu pusat penelitian yang terpopuler di Indonesia ini.

1. Dibangun Sejak Zaman Penjajahan

Daya tarik utama yang dimiliki oleh Observatorium Bosscha terletak pada sejarahnya yang cukup menarik untuk dipelajari. Sebenarnya, observatorium ini sudah dibangun sejak berpuluh-puluh tahun yang lalu, bahkan sebelum Perang Dunia II meletus.

Pembangunan observatorium yang ada di Bandung ini pertama kali dilakukan pada tahun 1923, dan memakan waktu hingga kurang lebih 5 tahun hingga bangunannya selesai. Ketika dirilis untuk pertama kalinya, observatorium yang dibangun dengan bantuan pemerintah kolonial ini memperoleh kesempatan untuk mendapat publikasi internasional.

Akan tetapi, hal tersebut tidak berjalan sesuai dengan rencana dan terpaksa dihentikan karena terjadi Perang Dunia II yang mengubah segalanya. Alhasil, publikasi tersebut harus ditunda sejenak selama beberapa waktu.

Seiring perkembangan waktu, observatorium ini diambil alih oleh institut yang paling bisa dipercaya untuk mengurusnya yaitu ITB. Meskipun termasuk ke dalam bangunan yang terkena dampak parah akibat Perang Dunia II, namun observatorium populer ini tetap berdiri kokoh hingga saat ini.

2. Dijadikan Objek Vital Nasional

Setelah mendapatkan beberapa hambatan dalam proses perintisannya, akhirnya observatorium yang indah ini mendapatkan pengakuan sebagai objek vital nasional yang disematkan pada tahun 2008 oleh pemerintah.

Mendapat status sebagai objek vital nasional memiliki arti bahwa observatorium ini harus selalu diamankan dan dilindungi oleh seluruh elemen masyarakat. Tidak hanya itu saja, namun pemerintah juga menetapkan tempat wisata yang penuh ilmu penting ini sebagai cagar budaya.

Karena itulah, tidak mengherankan apabila jumlah pengunjung yang ingin menyinggahi tempat ini harus dibatasi dan tidak bisa masuk begitu saja seperti tempat wisata pada umumnya.

3. Suasana yang Sejuk

Karena terletak di lokasi yang strategis dan tidak terlalu dekat dengan jalan raya, hal tersebut menyebabkan observatorium terkenal ini memiliki suasana yang begitu sejuk dan damai. Anda tidak akan terganggu oleh suara bising kendaraan karena jalanan yang ada di sekitar tempat ini begitu sepi dan jarang dilewati kendaraan.

Terlebih, udara yang ada pun juga sangat mendukung sebab udaranya terasa begitu alami dan dingin tanpa terkena pencemaran apapun. Karena hal tersebut, maka observatorium ini sangat cocok untuk dijadikan tempat refreshing setelah bergulat dengan asap kendaraan yang selama ini dihirup ketika berada di kota.

4. Ragam Teleskop yang Menarik

Sama halnya seperti observatorium pada umumnya, tempat wisata sekaligus tempat menimba ilmu astronomi yang populer ini juga menyediakan berbagai macam teleskop yang sangat menarik. Teleskop tersebut terdiri atas berbagai macam dan masing-masing memiliki kelebihan tersendiri yang akan membuat siapapun tertarik untuk mencobanya.

Salah satu contoh teleskop di Observatorium Bosscha adalah teleskop surya dan teleskop Schmidt Bima Sakti. Kedua teleskop tersebut mampu membuat Anda melihat secara langsung galaksi Bima Sakti yang sangat mempesona dan objek lain yang ada di luar angkasa. Gambar yang ditampilkan pun terlihat begitu jelas sehingga Anda tidak akan merasa sia-sia untuk melakukannya.

Daya Tarik Dimiliki Observatorium Bosscha Bandung
Photo by Google Maps TJIUNGGU TJERMIN

5. Hanya Buka Empat Kali Sebulan

Karena selalu dijaga dan dipertahankan oleh pemerintah Indonesia dengan ketat, hal tersebut membuat observatorium yang populer ini hanya bisa membuka diri sebagai tempat wisata sebanyak empat kali dalam sebulan. Hal tersebut sangat wajar sebab tidak setiap hari tempat ini buka dengan bebas.

Untuk itu, sebelum Anda memutuskan mengunjunginya, silahkan melakukan reservasi atau pemesanan dengan menghubungi pihak observatorium beberapa waktu sebelumnya sehingga bisa diperbolehkan masuk. Selain itu, Anda juga bisa mengecek jadwal yang terpampang di situs observatorium sebelum berwisata bersama rombongan.

6. Dikelilingi Oleh Pepohonan

Tidak hanya udaranya saja yang sejuk, namun sekitar observatorium juga diberkahi dengan pepohonan rimbun yang begitu menawan. Pepohonan tersebut mampu membuat suasana di sekitar Observatorium Bosscha menjadi lebih menarik dan tampak lebih indah.

Adanya pepohonan itu juga melindungi pengunjung agar selalu terlindungi dari sinar matahari yang begitu menyengat. Rumput yang mengelilingi bangunan observatorium pun sangat rapi dan bersih, menunjukkan bahwa petugas setempat sangat menjaga kebersihan tempat ini.

7. Bangunan yang Unik

Bentuk bangunan observatorium ini terbilang begitu unik sebab memang pembangunannya mengusung unsur bangunan Belanda yang cukup kental. Hal tersebut terlihat jelas dari bentuk bangunan yang bulat dan memiliki jendela yang cukup banyak.

8. Sarana Edukasi Anak yang Menyenangkan

Observatorium Bosscha adalah tempat wisata sekaligus sarana edukasi yang bisa dimanfaatkan untuk mengenalkan anak kecil mengenai keindahan alam semesta. Mereka akan merasa takjub dengan kemegahan yang tampil ketika berada di dalam observatorium.

Setiap saat, akan ada rombongan anak kecil yang berasal dari sekolah tertentu dan diiringi oleh guru pembimbing. Meskipun begitu, rombongan orang dewasa pun tetap bisa menikmati segala fasilitas yang tersedia di tempat wisata mempesona ini.

Alamat dan Cara Menuju Lokasi

Alamat Observatorium Bosscha Bandung
Photo by Google Maps Raynardthan Pontoh

Observatorium Bosscha berada di Kabupaten Bandung Barat, dengan lokasi yang begitu mumpuni untuk dijadikan sebagai tujuan berwisata. Anda dapat mencapai tempat wisata yang populer ini dengan memanfaatkan kendaraan umum seperti bis, kereta, atau mobil pribadi.

Mulailah perjalanan dengan menuju ke arah Lembang. Selanjutnya, Anda akan melewati terminal Ledeng dan UPI, lanjutkan perjalanan hingga sampai ke Pusdik Korps Wanita Angkatan Darat.

Lokasi observatorium berada kurang lebih 400 meter setelah tempat tersebut. Lanjutkan perjalanan menuju observatorium menggunakan jalan kaki karena bus tidak bisa memasuki gerbang.

Harga Tiket Masuk Observatorium Bosscha

Tiket Observatorium Bosscha Bandung
Photo by Google Maps Angga Lesmana

Untuk memasuki Observatorium Bosscha, Anda tidak perlu mengeluarkan biaya terlalu tinggi karena biaya tiket yang ditentukan sangat bersahabat. Akan tetapi, tiket untuk mengunjungi tempat wisata yang menarik ini dibedakan menjadi tiket malam hari dan pagi hari.

Tiket pada pagi hari sebesar 15 ribu rupiah, sedangkan untuk kunjungan malam 20 ribu. Tiket tersebut bisa segera dipesan dan dibayarkan secara langsung di loket pendaftaran dan tidak dikenai biaya tambahan apapun.

Ragam Aktivitas yang Menarik Dilakukan

Aktivitas Observatorium Bosscha Bandung
Photo by Google Maps Isman Junian

1. Mendengarkan Informasi Secara Visual

Kegiatan menarik pertama yang bisa dilakukan di Observatorium Bosscha adalah mendengarkan informasi mengenai ruang angkasa secara visual. Kegiatan ini biasa dilakukan di ruang multimedia, yang biasanya diadakan pada saat kunjungan pagi dan kunjungan malam. Informasi tersebut disajikan ke dalam bentuk menarik sehingga mudah dipahami.

Selain itu, informasi tersebut akan dijelaskan oleh pengurus observatorium ke dalam bahasa yang sangat sederhana, sehingga anak-anak dan pengunjung bisa mengerti mengenai ruang angkasa dengan lebih dalam. Dengan begitu, maka kita bisa memperoleh informasi secara jelas dan mempertanyakan hal yang kurang dimengerti secara langsung.

2. Mengunjungi Bangunan Kupel

Pada observatorium ini terdapat bangunan Kupel, sebuah bangunan yang bentuknya seperti kubah. Anda akan mendapatkan penjelasan mengenai beberapa fasilitas yang sudah tersedia di dalam bangunan tersebut.

Karena bentuk bangunan yang begitu menarik, Anda bisa memanfaatkan depan buah Kupel sebagai tempat untuk melakukan swafoto. Dengan latar belakang yang mirip dengan bangunan kubah menarik, foto yang dihasilkan tentunya akan terlihat begitu unik dan bisa membuat siapapun tertarik untuk mengunjunginya.

Aktivitas Seru Observatorium Bosscha Bandung
Photo by Google Maps aji wahyu qander

3. Melihat Objek Langit

Jika mengunjungi observatorium, tentunya kita harus melihat objek langit dengan jelas dan memahami seberapa indah objek-objek yang senantiasa kita lihat setiap hari dalam kejauhan itu. Di Observatorium Bosscha, Anda bisa melihat bintang, bulan, matahari, dan planet-planet yang ada di ruang angkasa layaknya melihat secara langsung.

Akan tetapi, hal tersebut pun bergantung dengan cuaca yang terjadi pada saat melakukan kunjungan. Apabila cuaca mendung dan dipenuhi awan-awan yang terlalu banyak, hal tersebut akan menghalangi teleskop untuk mendapatkan potret ruang angkasa secara jelas karena terhalang oleh cuaca buruk tersebut.

4. Menggunakan Teleskop Zeiss Besar

Untuk melihat objek langit, Anda bisa mencoba untuk menggunakan teleskop Zeiss Besar. Sesuai dengan namanya, teleskop raksasa ini berukuran jumbo dan diperkirakan mampu menunjukkan gambaran luar angkasa secara luas dan memuaskan. Teleskop tersebut yang nantinya akan dijelaskan kepada pengunjung yang ingin memakainya.

Jika memang masih belum memahami mengenai kinerja teleskop Zeiss Besar, Anda tidak perlu khawatir sebab nantinya akan ada pemandu profesional yang akan memberi penjelasan sederhana mengenai metode yang harus dilakukan untuk menggunakan teleskop tersebut. Dengan begitu, Anda bisa melihat sendiri pemandangan langit yang begitu indah.

Fasilitas yang Bisa Ditemukan di Observatorium Bosscha

Fasilitas Observatorium Bosscha Bandung
Photo by Google Maps Roe Roe

Layaknya tempat wisata yang sudah ada di Indonesia, Observatorium Bosscha pun menyediakan beberapa fasilitas yang dijamin cukup lengkap. Beberapa fasilitas tersebut adalah toilet yang bisa digunakan pengunjung tanpa mengeluarkan biaya tambahan lainnya.

Lalu, bagi Anda yang memang membawa kendaraan pribadi tidak perlu khawatir sebab sudah tersedia tempat parkir yang cukup luas di sekitar observatorium. Lahan parkir itu bisa menampung puluhan mobil bahkan bus berukuran besar.

Selain itu, jika Anda memang berkeinginan untuk melakukan ibadah, telah tersedia tempat ibadah yang bisa dipakai dengan bebas. Anda pun bisa membeli oleh-oleh di toko yang menyediakan barang-barang khas Bandung dan berhubungan dengan observatorium di sekitar sini.

Begitulah hal yang perlu diketahui mengenai Observatorium Bosscha, sebuah observatorium populer yang ada di Bandung. Jika ingin mengunjungi observatorium ini, jangan lupa untuk memesan tempat atau kuota sehingga Anda beserta rombongan bisa menikmati segala fasilitas dan wahana observatorium dengan bebas.