Kampung Naga, Desa Wisata dengan Tradisi & Budaya yang Unik di Tasikmalaya

Kampung Naga, Desa Wisata dengan Tradisi & Budaya yang Unik di Tasikmalaya
Harga Tiket: Gratis; Map: Cek Lokasi
Alamat: Desa. Neglasari, Kec. Salawu, Kab. Tasikmalaya, Jawa Barat.

Kampung Naga telah menjadi destinasi wisata yang unik untuk dikunjungi. Berbeda dari desa lain, kampung wisata ini menawarkan keberagaman tradisi serta budaya yang masih kental. Tidak salah warisan nenek moyang masih dianut oleh kebanyakan masyarakat di sini.

Destinasi berupa perkampungan ini menawarkan keunikan yang tidak ada banding. Datang langsung ke destinasi juga sangat baik pula untuk wisata edukasi. Pengunjung jadi lebih dekat dengan aktivitas yang dilakukan masyarakat setempat. Apalagi nuansa kekeluargaan masih terjalin dengan baik di kampung yang terletak di Tasikmalaya ini.

Apa yang membuat Kampung Naga ini menarik terletak dari warisan leluhur yang masih dianut dengan baik. Kemajuan zaman tidak menghentikan warga setempat untuk menjaga nilai tradisi zaman dahulu. Adapun Anda akan dibuat takjub dengan aktivitas masyarakat yang masih dilakukan dengan cara sederhana tanpa bantuan teknologi.

Daya Tarik yang Dimiliki Kampung Naga

Wisata Budaya Kampung Naga Yang Unik Dan Menarik Di Tasikmalaya
Photo by Google Maps Boedhy Yanto

1. Memiliki Nilai Sejarah Menarik

Daya tarik dari Kampung Naga terletak dari nilai sejarah yang beragam. Bahkan wisata rekreasi ini dikenal memiliki nilai sejarah yang menarik. Sebab beberapa warga percaya bahwa destinasi masuk ke dalam kerajaan Tanah Pasundan. Bahkan banyak yang percaya masyarakat masih terkait keturunan dari Pangeran Singaparna.

Pangeran Singaparna itu sendiri dikenal akan sifat dermawan dan rendah hatinya. Alasan masyarakat percaya dengan nilai sejarah menarik ini ialah dari adanya bukti berupa piagam tembang Raja Wangsadikarya. Beberapa bukti sejarah memang masih tersimpan rapi di kampung menarik ini.

2. Pemandangan Hijau Tanpa Modernisasi

Datang ke Perkampungan Naga menjadi keputusan yang tepat untuk menghabiskan waktu libur. Apalagi destinasi terkenal akan pemandangan yang asri nan Indah. Alam sekitar masih terjaga dengan baik dengan pepohonan serta persawahan terlihat. Menjadi momen yang seru untuk banyak menghabiskan waktu di sini.

Sentuhan nuansa alami memang masih begitu terjaga di sini. Wisatawan bahkan akan melihat kehidupan yang di jalani masyarakat setempat. Perlu diketahui bahwa destinasi tidak di aliri listrik. Jadi dalam menjalani kehidupan masih menganut warisan leluhur. Hal ini jelas memberi sesuatu yang lain untuk pengunjung.

Wisata Budaya Kampung Naga Yang Sejuk Dan Menawan Di Tasikmalaya
Photo by Google Maps Fauzia Afifah

3. Tetap Menjaga Kelestarian Leluhur

Berkunjung ke Kampung Naga akan memberi pengalaman menarik bagi wisatawan. Bagaimana tidak, kelestarian leluhur masih dipegang erat oleh masyarakat. Seperti yang diketahui bahwa tidak ada listrik yang mengaliri pemukiman. Bukan berarti pemerintah tidak peduli, beberapa kali tawaran pemerintah di tolak oleh sebagian besar masyarakat.

Menolak untuk kehidupan dengan listrik menjadi komitmen masyarakat setempat untuk terus menjaga kepercayaan leluhur. Pada malam hari, warga mengandalkan obor sebagai penerangan. Melihat kehidupan seperti ini jelas memberi kesan lain bagi wisatawan. Modernisasi memang tidak di anut oleh kehidupan masyarakat.

4. Memiliki Banyak Pantangan

Demi menjaga terus kelestarian leluhur, tidak salah akan banyak ditemukan pantangan bagi kehidupan masyarakat. Pantangan ini menjadi sesuatu yang harus dituruti agar seni dan budaya leluhur tetap terjaga. Aturan di buat secara tidak tertulis meski benar-benar di anut oleh masyarakat luas.

Beberapa pantangan yang ada antara lain misalnya berhubungan dengan cara bangun rumah. Tempat tinggal warga memang begitu sederhana. Ciri khas bangunan kayu dengan atap dari daun menjadi daya tarik lain. Ada pula pantangan terkait kesenian, pakaian upacara,, dan lain-lain.

Alamat dan Rute Menuju Wisata Kampung Naga

Lokasi Wisata Budaya Kampung Naga Tasikmalaya
Photo by Google Maps Leo Bro

Bila tertarik untuk datang ke tempat wisata menarik ini Anda tidak perlu ragu. Apalagi Kampung Naga memiliki kelebihan lain yakni mudah di akses dalam perjalanan menuju lokasi. Destinasi berada di tempat yang mudah di jangkau yakni di Desa Neglasari yang mana masuk ke dalam Kecamatan Salawu dengan Kabupaten Tasikmalaya.

Wisatawan dapat datang baik menggunakan kendaraan pribadi maupun memanfaatkan alat transportasi yang ada. Jika datang dari pusat kota Tasikmalaya maka dibutuhkan jarak kurang lebih 30 km. Ada baiknya memanfaatkan Google Maps sebagai penunjuk jalan menuju destinasi meski sudah ada papan penunjuk yang mudah ditemukan.

Harga Tiket Masuk Wisata Kampung Naga

Tiket Masuk Di Wisata Budaya Kampung Naga Tasikmalaya
Photo by Google Maps ahmad roihan

Ketika ingin datang ke sebuah destinasi maka pertimbangan kerap terkait dengan harga tiket masuk yang ditawarkan. Penentuan tarif menjadi pertimbangan mengingat Anda jadi lebih mudah dalam mengatur keuangan. Kampung Naga itu sendiri menerapkan harga tiket masuk secara gratis. Tentu menjadi kelebihan tersendiri untuk Anda yang datang.

Makan dari itu, jangan ragu lagi untuk datang menuju destinasi. Apalagi ada berbagai macam keunikan yang akan ditemukan saat berkunjung. Pastikan wisatawan datang selain pasa hari Selasa, Rabu, serta Sabtu. Hal itu mengingat masyarakat sedang melakukan nyepi. Sebuah tradisi yang masih dilakukan turun temurun.

Kegiatan Menarik Dilakukan di Kampung Naga

Kegiatan Menarik Di Wisata Budaya Kampung Naga Tasikmalaya
Photo by Google Maps Ai Rohayati

1. Mengenal Kebudayaan Tanpa Modernisasi

Pesona dari destinasi terletak dari kebudayaan turun temurun yang masih dipercaya masyarakat. Kampung Naga masih mempercayai apa yang dilakukan nenek moyang jaman dahulu. Tak ayal hampir semua kegiatan ditunjang dengan penuh kesederhanaan. Tidak adanya listrik dan berbagai macam teknologi.

Hal demikian tentu menjadi pengalaman unik tersendiri bagi pengunjung. Anda dapat melihat langsung kebudayaan warga setempat secara dekat. Kekerabatan masih begitu terjaga. Mengingat belum adanya listrik maka ketika datang tak salah jika pengunjung membawa power bank.

2. Mengenal Lebih Dekat Kehidupan Masyarakat di Sekitar Destinasi

Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa kekerabatan masyarakat di kampung ini masih begitu dianut. Bahkan budaya gotong royong menjadi suatu keharusan untuk dilakukan. Misalnya ketika saling bantu membantu dalam merenovasi rumah salah satu warga setempat. Maka akan banyak ditemukan warga berkumpul.

Demikian pula dengan banyak kegiatan lain yang kerap dilakukan bersama. Misalnya di acara keagamaan tertentu yang dirayakan secara meriah. Masyarakat setempat sebagian besar merupakan muslim. Meski masih begitu percaya dengan kebudayaan adat turun temurun. Bila ingin datang maka segera hubungi ke kuncen dahulu.

3. Mengunjungi Gedung Peninggalan Sejarah

Ketika datang ke Kampung Naga, Anda juga dapat melihat berbagai macam gedung peninggalan sejarah. Salah satunya ialah Rumah Adeung yang mana menjadi tempat menyimpan banyak peninggalan bersejarah. Meski bangunan terbilang kecil, konon rumah ini mampu menampung hingga 1000 orang.

Di sekitar destinasi juga terdapat sebuah tugu bernama Tugu Kujang. Nama Kujang di ambil yang merupakan senjata yang dipergunakan untuk melawan peperangan. Jka tertarik untuk mengunjunginya maka lebih baik izin ke kuncen terlebih dahulu. Terlebih norma sopan santun di sini masih sangat kental.

Kegiatan Menarik Lainnya Di Wisata Budaya Kampung Naga Tasikmalaya
Photo by Google Maps Harri Permana

4. Belajar Kesenian

Indonesia dikenal memiliki bermacam-macam kesenian. Hampir setiap tempat menawarkan kesenian seru termasuk kampung unik ini. Ketika datang Anda akan disuguhkan berbagai macam kesenian seperti wayang golek, ada juga terbang gembrung serta terbang sejak.

Kerap ditemukan juga acara dangdut dan pencak silat yang digulirkan. Banyaknya kesenian yang disuguhkan menjadi nilai tambah ketika berkunjung. Wisatawan dapat melihat serta mengamati langsung. Bahkan warga setempat tidak akan keberatan bila pengunjung ikut terlibat dalam acara.

5. Hunting Foto

Hunting foto menjadi kegiatan unik dan menarik yang bisa dilakukan selama berkunjung di Kampung Naga. Apalagi keindahan alam sekitar masih begitu terjaga. Kurang lebih ada 101 rumah warga dengan desain panggok dengan kayu. Sangat menarik untuk menjadi latar belakang foto.

Terdapat pula pemandangan menarik dari gedung peninggalan sejarah, persawahan dan hutan setempat. Jelas menjadi pengalaman seru untuk dapat mengeksplor setiap detail keindahan yang ditawarkan. Jangan lupa membawa power bank untuk mengisi daya ponsel atau kamera mengingat belum tersedianya listrik di destinasi.

6. Menemukan Ketenangan Jauh dari Hiruk Pikuk

Kampung Naga menjadi tempat wisata idaman untuk Anda yang mencari ketenangan. Berada jauh dari perkotaan menjadi kelebihan tersendiri yang ditawarkan. Apalagi destinasi belum tersentuh teknologi yang mana modernisasi belum terjadi sehingga sangat menarik untuk dikunjungi.

Mengunjungi wisata menarik ini menjadi momen yang pas untuk Anda yang hendak menghilangkan penat. Hal terpenting pengunjung tidak datang di hari Selasa, Rabu dan Sabtu mengingat haru tersebut mengingat adanya tradisi nyepi. Temui dulu tetua setempat untuk meminta izin berkunjung agar terkesan lebih sopan dan menghargai.

7. Ikut Serta Kegiatan Warga

Wisatawan yang datang tidak hanya melihat kebudayaan masyarakat setempat. Melainkan dapat pula langsung ikut serta dengan kegiatan warga. Baik acara terkait kesenian atau bahkan kegiatan biasa masyarakat. Tentu menjadi pengalaman seru tersendiri untuk dilakukan. Apalagi warga di sana terkenal begitu ramah serta menyambut kehadiran pengunjung yang datang.

Fasilitas Tersedia di Wisata Kampung Naga

Fasilitas Di Wisata Budaya Kampung Naga Tasikmalaya
Photo by Google Maps Johar Taufiq

Fasilitas menjadi sesuatu yang penting dalam menunjang kenyamanan pengunjung. Kampung Naga menyediakan beberapa fasilitas secara sederhana. Meski tidak terlalu lengkap tetapi di rasa cukup untuk menunjang. Seperti yang diketahui destinasi belum teraliri listrik sehinga segala sesuatu dilakukan secara sederhana.

Modernisasi memang tidak dianut warga setempat. Sebagian besar bahkan menolak kehadiran listrik dengan alasan ingin terus mempertahankan kebudayaan nenek moyang. Hal ini jelas terlihat unik dan menarik untuk di cermati. Pengalaman baru akan terasa mudah di dapatkan ketika datang ke wisata seru ini

Ada sebanyak kurang lebih 101 rumah warga berdiri. Fasilitas lain yang di dapat seperti tempat parkir kendaraan yang luas serta rumah ibadah. Jika tertarik untuk membeli suvenir maka Anda dapat membeli langsung ke beberapa masyarakat pembuatnya. Anyaman warga setempat dapat menjadi oleh-oleh yang menarik untuk di bawa.

Berkunjung ke suatu daerah paling lengkap untuk mencicipi kuliner yang ditawarkan. Apalagi telah terdapat warung makan di sekitar destinasi. Kampung Naga juga menawarkan berbagai menu yang wajib Anda coba. Proses memasak dilakukan secara sederhana dengan tungku. Mengingat kehadiran tabung lpg tidak di manfaatkan di sini.

Meski proses memasak dilakukan sederhana namun hasil hidangan tidak perlu diragukan. Berbagai olahan menawarkan cita rasa yang lezat. Beberapa pengunjung mengaku takjub dengan masakan warga setempat. Apalagi sumber bahan terkenal fresh langsung dari destinasi. Menjadi tempat yang tepat untuk mengisi perut.

Itu dia beberapa informasi terkait daya tarik, fasilitas dan kegiatan menarik yang dapat dilakukan di wisata Kampung Naga. Destinasi ini menawarkan keseruan yang lebih untuk di kunjungi. Meski begitu wisatawan harus menghormati beberapa pantangan yang tidak dibolehkan. Selain harus pula meminta izin dahulu ke kuncen setempat.