Berkunjung ke Cirebon kurang lengkap rasanya jika tidak mampir ke Kampung Batik Trusmi. Objek wisata ini menyuguhkan berbagai macam kain batik yang khas, dan pengunjung bisa mempelajari cara membuat batik di sanggar yang tersedia.

Harga Tiket: -; Map: Cek Lokasi
Alamat: Jl. Syekh Datul Kahfi, Weru Kidul, Kec. Weru, Kab. Cirebon, Jawa Barat.

Selain terkenal dengan wisata religinya, Cirebon juga populer dengan hasil batik yang cukup begitu khas. Salah satu destinasi yang bisa Anda kunjungi untuk melihat lebih dekat warisan budaya ini yaitu Kampung Batik Trusmi. Ada berbagai hal yang bisa Anda temukan di kampung yang satu ini. Daripada penasaran, yuk simak informasi lengkapnya berikut ini!

Sejarah Singkat Kampung Batik Trusmi

Sejarah Kampung Batik Trusmi
Image Credit: Twitter.com @lintangbuana

Menjadi salah satu warisan budaya yang diakui oleh UNESCO, batik memiliki potensi yang cukup menjanjikan sebagai produk tekstil khas Indonesia. Tak heran jika sentra penghasil batik sudah ada sejak zaman dahulu di penjuru tanah air. Bahkan pada beberapa daerah menawarkan corak yang bervariasi dan bermotif yang terbilang unik.

Alhasil, ragam batik semakin hari kian berkembang dan terdiri dari motif klasik dan motif konvensional yang cukup ramai diburu di pasaran. Salah satu hasil batik yang tak kalah dengan motif lainnya yaitu khas Jawa Barat. Anda bisa menemukan Batik Trusmi yang khas berlokasi di salah satu daerah yang ada di Cirebon.

Mengingat batik ini cukup populer, maka Kampung Trusmi memiliki potensi yang cukup besar sebagai produsen di tanah air. Hal ini dikembangkan menjadi kawasan wisata budaya dan edu-wisata karena sudah ada sejak abad ke 14. Mengingat sudah ada sejak ratusan tahun lalu, ada cerita bersejarah di balik kampung yang satu ini.

Catatan sejarah di Kampung Batik Trusmi terdiri dari dua versi yang dipercayai oleh warga setempat. Versi pertama mengisahkan Putra dari Prabu Siliwangi yang merupakan Raja Pajajaran bernama Pangeran Cakrabuana. Setelah melepas masa jabatannya dan mengabdikan diri menjadi murid Sunan Gunung Jati, Pangeran Cakrabuana hijrah ke Cirebon yang kini dikenal dengan Desa Trusmi.

Sejarah Kampung Trusmi
Image Credit: Twitter.com @ukmgoesdigital

Agar dapat menduduki kawasan tersebut, maka beliau harus menaklukkan penguasa sebelumnya. Karena Pangeran Cakrabuana berhasil mendapatkan kekuasaan itu, maka menjadikannya sebagai panutan dan dijuluki sebagai Ki Buyut Trusmi. Saat itu juga dirinya membuat kolam keramat yang diberi nama Terus Semi atau disingkat Trusmi karena air terus mengalir.

Versi lainya mengisahkan tentang Putra Pangeran Carbon Girang yang bernama Pangeran Manggarajati (bung Cikal) yang sejak kecil ditinggal ayahnya. Karena itu, Sunan Gunung Jati diangkat menjadi anak dan dititipkan pada Pangeran Cakrabuana. Meskipun masih kecil, Penasaran Manggarajati memiliki kemampuan yang luar biasa, namun hal ini disalahgunakannya.

Pada akhirnya, Bung Cikal memperoleh pelajaran yaitu setiap kali memetik tanaman, maka tanaman tersebut akan terus bersemi. Hal inilah yang membuat nama desa ini dikenal sebagai Pedukuhan Terus Semi atau disingkat Trusmi. Seiring berjalannya waktu, pedukuhan ini berubah menjadi desa setelah meletusnya Perang Diponegoro.

Terlepas mana yang benar dari dua versi cerita asal usul nama Kampung Trusmi, masyarakat setempat mempercayai jika bercocok tanam dan membatik merupakan ajaran dari Ki Gede Trusmi Murid dari Buyut Trusmi. Tak heran jika makam Ki Gede dijaga dengan baik oleh masyarakat Cirebon dan dihormati.

Daya Tarik Utama Kampung Batik Trusmi

Daya Tarik Kampung Batik Trusmi
Image Credit: Twitter.com @kai121

Daya tarik kampung yang satu ini terlihat dari adanya pusat grosir yang menjual berbagai macam batik dengan harga yang terjangkau. Selain itu, terdapat showroom atau yang lebih dikenal dengan tempat pembuatan batik yang dikunjungi oleh para wisatawan. Hal ini karena motif dan warna yang tersedia cukup bervariasi dan melimpah.

Tanpa Anda sadari, Anda bisa mengelilingi kampung yang cukup luas tersebut. Pasalnya, kawasan grosir batik ini memiliki harga batik yang beragam, mulai dari yang paling murah sampai dengan batik dengan harga jutaan rupiah. Tak heran jika banyak [pengunjung yang sengaja datang ke lokasi ini untuk mendapatkan Batik terbaik.

Perlu diketahui, di antara semua motif dan variasi yang tersedia, ada tiga corak yang menjadi ciri khasnya. Ada Sawat Pengantin yang dikhususkan untuk adat pengantin, corak paksi, dan yang terakhir ada batik dengan corak mega mendung yang cukup populer. Semuanya ditawarkan dengan harga dan model yang bermacam macam.

Daya Tarik Kampung Trusmi
Image Credit: Twitter.com @id_tempatwisata

Namun jika mengunjungi ke Showroom yang sudah tersedia, ada baiknya memiliki motif mega mendung yang terkenal. Konon, corak yang satu ini merupakan akulturasi atau perpaduan dua kebudayaan dari Sunda dan Tiongkok. Menurut catatan sejarah, corak ini terinspirasi oleh pernikahan Pangeran Cakrabuana dan Putri dari China pada abad ke 14.

Menariknya lagi, Kampung Trusmi menjadi salah satu pusat pembuatan dan perdagangan Batik terbesar yang ada di Cirebon. Sehingga, tidak heran jika sebagian penduduk dari kampung ini bermata pencaharian sebagai pengrajin Batik. Selain itu, teknik pembuatan mega mendung juga masih diterapkan secara turun menurun.

Selain memiliki daya tarik dari showroom yang cukup beragam, wisatawan juga bisa mencoba belajar membuat batik. Di sini tersedia Sanggar Katura yang menyediakan paket lengkap bagi Anda yang ingin belajar kesenian membatik dengan mudah. Tidak hanya belajar teorinya saja, Anda juga bisa praktek dari pengrajinnya secara langsung.

Alamat dan Rute Menuju Kampung Batik Trusmi

Alamat Kampung Batik Trusmi
Image Credit: Google Maps (Agus Andri)

Bagi Anda yang ingin mengunjungi Kampung Batik Trusmi maka bisa langsung menuju ke Desa Weru Lor, Kabupaten Cirebon. Tetapi jika masih kebingungan mencari lokasinya, Anda bisa mencari dengan menggunakan bantuan peta digital. Di sini Anda bisa mencari dengan mudah, karena lokasinya sudah ditandai pada peta tersebut.

Memang benar jika wisatawan asal kota Cirebon tidak akan bingung lag untuk mendatangi lokasi wisata tersebut. Namun hal ini berbeda dengan wisatawan luar kota bahkan wisatawan mancanegara. Tentu ada perasaan bingung dan takut tersesat ke lokasi yang kurang tepat. Oleh karena itu, ada beberapa akses yang bisa Anda lewati agar bisa sampai.

Tentunya akses ini bisa dilewati dengan menggunakan sarana transportasi umum dan juga kendaraan pribadi. Jika menggunakan transportasi umum, maka Anda bisa meminta panduan ke arah objek wisata Kampung Trusmi. Sedangkan jika menggunakan kendaraan pribadi, maka bisa memanfaatkan peta digital yang terpasang di smartphone yang Anda miliki.

Aktivitas yang Menarik Dilakukan di Desa Trusmi

Aktivitas di Desa Trusmi
Image Credit: Twitter.com @djitoenews

Seperti yang sudah diketahui, Kampung Batik Trusmi menjadi salah destinasi yang bisa dikunjungi bagi para wisatawan jika mampir ke Cirebon. Di kampung ini pengunjung bisa bebas melakukan banyak kegiatan seperti berburu batik. Di sini Anda akan disuguhi dengan berbagai macam motif batik khas yang dijual pada Showroom.

Di pusat grosir ini, pengunjung bisa memilih kain batik dengan corak dan motif khas. Mulai dari harga yang cukup terjangkau sampai dengan harga yang paling maha pun tersedia di pusat grosir batik ini. Tak heran jika para wisatawan dari berbagai daerah menyempatkan diri untuk berbelanja kain batik dan kerajinan khas.

Setelah lelah berburu kain batik dan hasil kerajinan, pengunjung bisa memanjakan isi perutnya dengan kuliner yang khas Jawa Barat. Serangkaian kuliner asli Cirebon bisa dipilih sesuai selera, mulai dari nasi jamblang, empal gentong, docan, empal asem, tahu kuningan, sego lengko, sampai dengan makanan tradisional lainnya khas Jawa Barat.

Selain menjadi pusat perbelanjaan, terdapat area parkir yang dijadikan sebagai tempat penitipan kendaraan jika ingin menjelajah Kampung Trusmi. Kampung yang dimaksud ini sebenarnya hanya memiliki satu jalan utama yang cukup besar dan ditambah lagi dengan beberapa jalan kecil di sekitarnya.

Aktivitas Desa Trusmi
Image Credit: Twitter.com @sahabatbtpn

Ketika menjelajahi Kampung Batik Trusmi ini, Anda akan disuguhi dengan pemandangan rumah rumah penduduk yang berjajar di kanan dan kiri jalan. Sementara itu, di sebagian jalan digunakan sebagai showroom yang memiliki papan nama masing masing. Dengan begitu, pengunjung tidak bingung lagi jika menentukan pilihannya ketika ingin berburu batik.

Selain menelusuri kampung dan berbelanja, ternyata Anda juga bisa melihat lebih dekat bagaimana pembuatan kain batik. Pasalnya di rumah rumah milik warga terdapat serangkaian aktivitas dalam memproduksi batik. Baik itu mulai mencairkan malam dalam wajan, menyaring, mencanting, mewarnai, menjemur, sampai dengan proses finishing.

Bagi Anda yang tidak puas melihatnya saja, maka bisa mencoba belajar membuat kain batik. Kunjungi saja salah satu Sanggar yang menyediakan fasilitas tersebut. Di sana Anda akan diajarkan secara lengkap mengenai proses pembuatan batik mulai dari awal hingga akhir. Jadi, Anda tak hanya sekedar mengenal teorinya saja, tetapi juga disertai dengan praktik secara langsung.

Fasilitas yang Tersedia di Kampung Batik Cirebon

Fasilitas Kampung Batik
Image Credit: Google Maps (Edi Kurniawan)

Sebagai salah satu objek wisata sentra batik, bisa dibilang wisata ini melengkapi sejumlah fasilitas yang memadai bagi para pengunjung yang datang. Hal ini sangat diperhatikan, mengingat potensi industri tekstil di kawasan ini cukup besar. Sehingga, fasilitas dan pelayannya terbilang cukup lengkap.

Mulai dari area parkir kendaraan, tentunya pihak pengelola menyediakan area yang cukup luas. Bahkan saking luasnya, maka are parkiran bisa menampung berbagai jenis kendaraan, seperti bus pariwisata, mini bus, mobil, dan tentunya sepeda motor. Tak heran jika pengunjung cukup nyaman ketika menitipkan kendaraannya di wisata yang satu ini.

Selain menyediakan area parkir, ada juga Mushola, Warung makan dan kamar mandi yang bisa digunakan para wisatawan. Dengan begitu, pengunjung bisa lebih leluasa ketika seharian harus berada di kawasan Kampung Trusmi ini. Semua fasilitas umum yang ada di Kampung Trusmi sudah disediakan dengan lengkap dan terjamin kebersihannya.

Tipe Berkunjung ke Kampung Batik Trusmi

Tipe ke Kampung Batik Trusmi
Image Credit: Google Maps (Nur Aeni)

Sebelum mengunjungi kawasan wisata yang satu ini, ada beberapa tips yang perlu diperhatikan agar persiapan menjadi lebih matang. Salah satunya yaitu membawa perlengkapan pribadi dan kotak obat karena perjalanannya cukup jauh, khususnya bagi Anda yang tinggal di luar kota. Barang barang yang bisa dibawa seperti sabun, sampo, antiseptik, sabun dan tisu basah.

Jangan lupa juga siapkan fisik dan kendaraan Anda agar liburan bisa berjalan dengan lancar sesuai ekspektasi. Dengan begitu, Anda bisa lebih siap ketika melakukan perjalanan jauh tanpa khawatir mengalami kendala di tengah tengah perjalanan. Tak ketinggalan juga, Anda bisa membawa beberapa barang seperti kamera untuk mengabadikan momen terbaik bersama orang tercinta.

Itulah beberapa informasi yang harus Anda tahu mengenai Kampung Batik Trusmi. Destinasi wisata yang satu ini sangat layak dikunjungi jika Anda sedang berada di Cirebon. Selain menyuguhkan warisan budaya berupa batik, kawasan ini juga menyiapkan Sanggar khusus yang bisa dikunjungi wisatawan yang ingin belajar membuat batik lebih dalam.